Pemkot Surakarta Ajak Masyarakat Manfaatkan Lahan Untuk Penuhi Kebutuhan Pangan

Solo, Jateng – Pemerintah Kota Surakarta mengajak warga bisa mandiri memenuhi kebutuhan pangan dengan memanfaatkan lahan sekitar rumah dan mengoptimalkan pengolahan bahan mentah.

“Memanfaatkan lahan seadanya untuk ditanami tumbuhan bahan pangan itu lebih baik,” kata Kepala Bidang Penganekaragaman dan Keamanan Pangan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kota Surakarta Wisnu Dwi Endro di Solo, Jumat.

Ia mengakui selama ini pasokan bahan pangan di Kota Solo masih cukup bergantung dengan daerah lain, di antaranya dari Kabupaten Boyolali, Sukoharjo, Wonogiri, Sragen, dan Klaten.

Ia mengatakan dengan memanfaatkan lahan sekitar tempat tinggal, masyarakat terutama ibu rumah tangga bisa membudidayakan taman sayur, buah, dan berbagai jenis rempah-rempah.

Menurut dia, program yang diberi nama Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) tersebut juga disosialisasikan oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kota Solo yang saat ini jumlahnya sebanyak 26 KWT.

“Sosialisasi ini merupakan salah satu upaya untuk menjadikan Solo Kota Cerdas Pangan,” katanya.

Sementara Kepala Bidang Ketersediaan dan Cadangan Pangan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Surakarta Eko Nugroho mengatakan program KRPL ini pada tahun lalu didukung oleh pemerintah pusat melalui APBN.

“Yang diberikan pada saat itu adalah pengadaan kebun benih di lima titik yang tersebar di Kota Solo, masing-masing titik diberikan bantuan dari APBN sebesar Rp50 juta,” katanya.

Pihaknya berharap bantuan tersebut bisa memotivasi masyarakat untuk bisa mengembangkan program tersebut hingga bernilai tambah.

“Selain tanaman, mereka juga bisa membudidayakan hewan ternak, seperti ikan dan ayam,” katanya. (Ant)